Laga Persijap vs Arema FC pada pekan ke-4 BRI Super League 2025/2026 akan menjadi salah satu duel paling ditunggu oleh pecinta sepak bola tanah air. Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bumi Kartini, Sabtu (30/8/2025) pukul 15.30 WIB, dipastikan menghadirkan atmosfer sengit karena kedua tim membawa misi berbeda. Persijap Jepara ingin bangkit setelah menelan kekalahan, sementara Arema FC bertekad menjaga tren positif yang sudah mereka bangun sejak awal musim.
Selain bisa disaksikan langsung oleh ribuan suporter di stadion, laga ini juga tayang eksklusif di Indosiar sehingga para penggemar di seluruh Indonesia tidak akan melewatkan duel sarat gengsi ini. Sebelum kick-off dimulai, mari kita bedah 5 fakta panas jelang Persijap vs Arema FC yang bisa jadi penentu jalannya pertandingan.
1. Rekor Pertemuan Didominasi Arema FC
Sejarah mencatat bahwa Persijap vs Arema FC bukanlah pertemuan baru. Kedua tim pernah bentrok di beberapa ajang, termasuk di era Indonesia Super League. Salah satu laga yang paling diingat terjadi pada tahun 2014 ketika Arema FC berhasil mengalahkan Persijap dengan skor telak 8-0.
Kemenangan besar tersebut masih membekas, terutama bagi Singo Edan yang kala itu diperkuat sejumlah pemain bintang. Menariknya, hingga musim 2025/2026, masih ada sosok Johan Farizi yang menjadi saksi hidup pertandingan bersejarah itu. Bek kiri berpengalaman tersebut kini kembali siap tampil membela Arema dengan semangat yang sama meski sudah berbeda generasi.
Meski begitu, situasi kali ini berbeda. Persijap datang dengan skuad yang jauh lebih solid dan motivasi untuk membalikkan sejarah. Rekor pertemuan memang berat sebelah, tetapi sepak bola selalu menyimpan kejutan.
2. Persijap Punya Produktivitas Gol Stabil
Salah satu hal menarik dari Persijap vs Arema FC kali ini adalah produktivitas gol Persijap Jepara. Meski baru menelan kekalahan 1-3 dari Borneo FC di pekan sebelumnya, Laskar Kalinyamat tetap mampu mencetak gol. Bahkan, dalam tiga pertandingan awal musim, mereka tidak pernah gagal membobol gawang lawan.
Duet penyerang asing, Rosalvo Junior dan Alexis Gomez, menjadi tumpuan utama lini serang. Didukung oleh kreativitas Wahyudi Hamisi di lini tengah, Persijap diprediksi bisa menghadirkan ancaman nyata bagi pertahanan Arema. Jika tren mencetak gol ini bisa berlanjut, peluang Persijap untuk mencuri poin di kandang sendiri terbuka lebar.
3. Arema FC Kehilangan Mesin Gol Utama
Berita kurang mengenakkan datang dari kubu Arema FC. Striker tajam mereka, Dalberto Luan, dipastikan absen dalam laga Persijap vs Arema FC. Dalberto harus mendampingi istrinya yang akan melahirkan, sehingga tidak bisa ikut rombongan tim ke Jepara.
Absennya Dalberto tentu menjadi kehilangan besar. Hingga pekan ke-3, ia sudah mencetak enam gol, menjadikannya top skor sementara kompetisi. Peran Dalberto sebagai target man sulit digantikan karena kecepatan dan insting golnya selalu menjadi pembeda.
Pelatih Marcos Santos kemungkinan akan mengandalkan Dedik Setiawan sebagai ujung tombak. Dedik punya pengalaman dan kualitas, tetapi beban menggantikan Dalberto jelas bukan perkara mudah. Ini bisa menjadi celah yang dimanfaatkan Persijap untuk memperketat lini belakang.
4. Pertarungan Taktik Dua Pelatih Asing
Duel Persijap vs Arema FC juga menarik karena mempertemukan dua pelatih asing dengan filosofi berbeda. Mario Lemos, arsitek Persijap asal Portugal, dikenal sebagai pelatih yang menekankan kolektivitas tim dan permainan sabar dari kaki ke kaki.
Di sisi lain, Arema FC dikomandoi Marcos Santos yang lebih agresif dalam menyerang. Dengan pola 4-2-3-1, Santos menekankan kecepatan transisi serta eksploitasi sayap melalui Paulinho Moccelin dan Valdeci Moreira.
Pertarungan taktik ini akan sangat menentukan hasil akhir. Jika Persijap bisa mengimbangi tempo permainan Arema dan menutup ruang di lini sayap, peluang mereka mengamankan poin di Jepara semakin besar.
5. Dukungan Suporter Jadi Senjata Utama
Fakta panas terakhir dari Persijap vs Arema FC adalah faktor suporter. Stadion Gelora Bumi Kartini dikenal sebagai kandang angker bagi lawan-lawannya. Dukungan fanatik dari publik Jepara bisa menjadi energi tambahan bagi para pemain Persijap.
Sementara itu, Arema FC juga tidak akan kekurangan dukungan. Aremania yang dikenal loyal kemungkinan besar hadir langsung ke Jepara untuk memberikan semangat kepada tim kesayangannya. Atmosfer stadion diprediksi memanas, dan hal ini akan semakin menambah tensi laga.
Perkiraan Susunan Pemain
Persijap Jepara (4-4-2): Rodrigo Moura; Rahmat Hidayat, Diego Brito, Douglas Cruz, Najeeb Yakubu; Carlos Franca, Rizki Hidayat, Wahyudi Hamisi, Indra Arya; Rosalvo Junior, Alexis Gomez.
Pelatih: Mario Lemos
Arema FC (4-2-3-1): Adi Satryo; Johan Farizi, Luiz Gustavo, Matheus Balde, Bayu Setiawan; Betinho, Samuel Balinsa; Paulinho Moccelin, Valdeci Moreira, Ian Puleio; Dedik Setiawan.
Pelatih: Marcos Santos
Prediksi Skor
Melihat kekuatan kedua tim, laga ini dipastikan berjalan ketat. Persijap punya modal produktivitas gol yang konsisten, sedangkan Arema masih lebih berpengalaman meski kehilangan Dalberto. Jika Persijap mampu mengoptimalkan dukungan publik Jepara, laga ini bisa berakhir dramatis.
Prediksi skor akhir: Persijap Jepara 1-2 Arema FC.
Pertandingan Persijap vs Arema FC di pekan ke-4 BRI Super League 2025/2026 bukan sekadar laga biasa. Ada gengsi, sejarah, hingga momen emosional yang menyelimuti duel ini. Dengan berbagai fakta panas yang sudah kita bahas, duel Sabtu sore nanti layak disebut sebagai salah satu laga paling menarik di awal musim.
Bagi Persijap, ini adalah kesempatan emas untuk membuktikan diri bahwa mereka bisa bersaing dengan tim besar. Sedangkan bagi Arema FC, pertandingan ini adalah ujian untuk tetap menjaga konsistensi meski kehilangan pemain kunci. Apapun hasilnya, laga ini akan memberikan cerita baru dalam perjalanan panjang kompetisi.